Awalnya aku tidak yakin dengan keputusanku menerima semua ini dan tak ada pikiran sejauh ini. Aku hanya mengikuti apa kata hatiku untuk menerima kehadiranmu dalam hidupku. Aku hanya berpikir tak akan mengulangi kesalahan yang sama dengan di masa lalu, dan tak lagi mengecewakan orang lain dalam hidupku. Meskipun aku tahu tak akan ada hal mudah yang terlewati karena belum ada keyakinan untuk semua ini. Yang aku tahu hanya ingin menapaki jalan hidup dengan sewajarnya dan tak mengganggu siapapun. Meskipun sulit karena sangat banyak pertentangan tapi semua ku biarkan mengalir apa adanya yang penting aku tak mengganggu dan mencampuri urusan orang lain yang tak ada hubungannya denganku. Dan yang paling penting keberadaanmu telah di terima dengan baik dalam keluarga besarku.
Mei 2010
Aku tak pernah membayangkan dan berpikir akan secepat ini kita harus mengambil keputusan penting ini. Aku tahu dan mengerti kita sama-sama shock dengan semua yang terjadi karena semua di luar rencana dan perkiraan kita. Tapi kita tetap mencoba menjalani semuanya meskipun keraguan itu masih tetap mengganggu hati kita masing-masing. Keberanian yang sudah kita sepakati memaksaku untuk lebih bijak memikirkan apa yang akan terjadi ke depan. Aku memang bukan orang yang sudah sangat dewasa dalam menghadapi masa depan tapi aku hanya berusaha menempatkan diri sebagai orang yang di ajarkan untuk memiliki tanggung jawab baru atas apa yang sudah di putuskan. Aku harus meninggalkan sedikit demi sedikit sifat dan sikap kekanak-kanakan ku demi masa depan baru yang sedang ku jalani. Untuk pertama kalinya aku berani mengambil dan mengiyakan keputusan penting dalam hidupku untuk benar-benar menerimamu dalam hidupku. Dan semoga keputusan kita ini yang di awali dengan niat baik akan di beri jalan yang baik pula oleh Yang Maha Kuasa.
November 2010
Pertengahan November ini, tepatnya 15 November 2010 aku serahkan sepenuhnya hidupku padamu, aku percayakan semua cinta dalam hidupku hanya untukmu yang akan menjadi imam dalam perjalanan hidupku. Terimalah estafet tanggung jawab atas hidupku dari orang tuaku kepadamu. Semoga kau dapat membimbing dan menuntunku kedalam kebaikan dan memberikan yang terbaik untuk masa depan kita bersama. Semoga jalan kehidupan kita ke depan selalu di berkahi oleh Allah SWT, selalu di tunjukan jalan yang benar di jauhkan dari segala aral yang melintang dan dapat menghambat perjalanan kita. Terimalah aku sepenuhnya seperti aku menerima kehadiranmu dengan segala kekurangan dan kelebihan kita masing-masing. Bawalah bahtera kehidupan kita ini ke dalam kebaikan dan insyaallah aku berjanji akan selalu mendampingimu walau apapun yang terjadi. Semoga Allah memberikan segala cintanya kepada kita dalam mengarungi jalan kehidupan, dan semoga kita dapat menjadi Sakinah, Mawadah dan Warohmah. Amiiinn.
*Aku bukan seorang yang sempurna tapi aku akan melakukan yang terbaik untuk cinta sejatiku